Iklan
Iklan
Bahasa Concise Prescribing Info
Komposisi
Per 100 u/mL + 50 mcg/mL lar utk inj (10-40 pen) Insulin glargine 100 u, lixisenatide 50 mcg. Per 100 u/mL + 33 mcg/mL lar utk inj (30-60 pen) Insulin glargine 100 u, lixisenatide 33 mcg.
Indikasi/Kegunaan
Untuk orang dws dg DM tipe 2 yg tdk terkontrol dg baik untuk meningkatkan kontrol glikemik, sebagai tambahan terhadap diet & olahraga, selain metformin dg atau tanpa penghambat SGLT2, bila diberikan metformin saja, atau bila metformin dikombinasikan dg obat penurun glukosa oral lain, atau dg insulin basal atau dg GLP-1RA tdk memberikan kontrol glikemik yg memadai.
Dosis/Cara Penggunaan
Dosis individual. Inj SK pd perut, deltoid, atau paha. Dosis awal didasarkan pd pengobatan anti-diabetes sebelumnya agar tdk melebihi dosis awal lixisenatide yg direkomendasikan yaitu 10 mcg. Soliqua pen 10-40 Terapi sebelumnya dg pengobatan anti-diabetes oral atau agonis reseptor GLP-1 (pasien yg belum pernah menggunakan insulin) Dosis awal: 10 u insulin glargine/5 mcg lixisenatide (10 langkah dosis). Terapi insulin glargine sebelumnya (100 u/mL) ≥20 hingga <30 u Dosis awal: 20 u insulin glargine/10 mcg lixisenatide (20 langkah dosis). Titrasi dosis: Jika pasien memulai dg Soliqua pen 10-40, dosis dpt dititrasi hingga 40 langkah dosis. Untuk dosis >40 langkah dosis/hr, titrasi harus dilanjutkan dengan pena Soliqua (30-60). Soliqua pen 30-60 Terapi insulin glargine sebelumnya (100 u/mL) ≥30 hingga ≤60 u Dosis awal: 30 u insulin glargine/10 mcg lixisenatide (30 tahap dosis). Titrasi dosis: Jika pasien memulai dg Soliqua pen 30-60, dosis dpt dititrasi hingga 60 tahap dosis. Dosis harian maksimum: 60 u insulin glargine & 20 mcg lixisenatide (60 tahap dosis).
Pemberian
Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong: Diberikan dlm wkt 1 jam sblm makan.
Kontraindikasi
Hipersensitivitas. Selama episode hipoglikemia.
Perhatian Khusus
Tdk utk digunakan pd DM tipe 1 atau ketoasidosis diabetic. Hipoglikemia dpt tjd pd pemberian dosis yg melebihi dosis yg dibutuhkan. Pankreatitis akut; efek samping pd GI. Dpt mengurangi kecepatan absorpsi obat-obat oral. Pasien yg sedang menggunakan obat oral yg membutuhkan absorpsi di sal cerna dg cepat, perlu pemantauan klinis yg cermat atau memiliki rasio terapeutik yg sempit. Ada risiko dehidrasi. Pembentukan antibody terhadap insulin glargine &/atau lxisenatide. Perpindahan K dari ekstraseluler ke intraseluler mengakibatkan hypokalemia. Jangan menggunakan syringe untuk mengambil isi obat ini dari cartridge pre-filled pen untuk dimasukkan ke dalam syringe. Retensi cairan dpt mengakibatkan gagal jantung atau eksaserbasi gagal jantung. Penggantian terapi dari golongan glucagon-like peptide-1 receptor agonist. Penggunaan bersama dipeptidyl peptidase-4 inhibitors, sulfonylureas, glinides, pioglitazone & sodium-glucose co-transporter-2 inhibitor. Mengandung metacresol yg dpt menyebabkan reaksi alergi. Tdk direkomendasikan utk pasien dg ggn ginjal berat (bersihan kreatinin  <30 mL/mnt) atau peny ginjal stadium akhir. Tdk direkomendasikan utk wanita usia reproduktif yg tdk menggunakan kontrasepsi.  Tdk utk digunakan selama hamil & menyusui (laktasi).
Efek Samping
Hipoglikemia. Pusing, mual, diare, muntah; reaksi pd tempat inj. 
Interaksi Obat
Efek penurun glukosa darah meningkat dengan obat antihiperglikemik, ACE inhibitor, disopiramid, fibrat, fluoksetin, MAOI, pentoksifilin, propoksifen, salisilat, dan antibiotik sulfonamida. Efek penurun glukosa darah menurun jika diberikan bersama dg kortikosteroid, danazol, diazoksida, diuretik, glukagon, INH, estrogen & progestogen, turunan fenotiazin, somatropin, obat simpatomimetik (misalnya, epinefrin, salbutamol, terbutalin), hormon tiroid, obat antipsikotik atipikal (misalnya, klozapin dan olanzapin), & golongan protease inhibitor (PI). Tanda-tanda kontraregulasi adrenergik menurun atau tdk ada jika diberikan bersama dg simpatolitik seperti golongan penyekat β, klonidin, guanetidin, dan reserpin. Insulin: Efek insulin dalam menurunkan kadar glukosa darah dpt diperkuat atau dilemahkan oleh golongan penyekat β, klonidin, garam litium, atau alkohol. Dpt menyebabkan hipoglikemia jika diberikan bersama dg pentamidin. Liksisenatida: Dpt mengurangi laju absorpsi obat oral, terutama obat dg rasio terapeutik sempit atau obat yg memerlukan pemantauan klinis yg cermat; produk obat oral yg sangat bergantung pd konsentrasi ambang batas utk efikasinya, misalnya antibiotik; formulasi tahan asam lambung yg mengandung zat yg sensitif terhadap degradasi lambung.
Klasifikasi MIMS
Obat Antidiabetes / Preparat Insulin
Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis
A10AE54 - insulin glargine and lixisenatide ; Belongs to the class of long-acting insulins and analogues for injection. Used in the treatment of diabetes.
Bentuk Sediaan/Kemasan
Form
Soliqua lar utk inj 100 u/mL + 33 mcg/mL
Packing/Price
(pre-filled pen) 3 mL x 3 × 1's (Rp1,821,537/boks)
Form
Soliqua lar utk inj 100 u/mL + 50 mcg/mL
Packing/Price
(pre-filled pen) 3 mL x 3 × 1's (Rp1,821,537/boks)
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan